Jumat, 17 Maret 2017

– Cinta Harus Memilih

Masih kuingat jelas, hari itu aku akan pergi ke Jakarta. Pagi-pagi aku berangkat ke bandara naik taksi. Setelah minum segelas susu dan sepotong roti yang disediakan Mami aku bergegas menuju taksi yang sudah menungguku di depan rumah. ” Berangkat dulu ya Mi.” Ucapku sambil mencium tangan Mami.
Aku ada tugas ke kantor pusat di Jakarta, dan aku ikut penerbangan pertama dari Jogja. Sesampainya di Bandara, aku langsung check in. Setelah menunggu agak lama, ada pengumuman kalo pesawat yang hendak aku naiki harus delay karena cuaca buruk. Memang benar, cuaca yang tadinya baru gerimis, tahu-tahu berubah jadi hujan deras di sertai angin. Jadi terpaksa aku menunggu di bandara.
Aku segera mengambil tempat duduk, sambil menelepon memberitahu rekanku di Jakarta.
“Maaf bisa geser sedikit pak?” Kata seseorang terhadapku. Aku menoleh, dan rasanya aku sangat mengenal sosok cewek yang ada di hadapanku sekarang. Begitu juga cewek ini, dia juga terkejut saat melihat aku. ” Aldo…” Seru cewek itu. ” Lena…ini kamu Lena kan.” “Iya Do…hai apa kabarmu Do.” Sapa Lena ramah padaku. Dia masih tetep seperti dulu, cantik, enerjik dan juga menarik.
“Hayo bengong aja kamu…” Ucapan Lena mengagetkanku. ” Eh Do, sekarang kamu tinggal dimana?” Tanya Lena sambil duduk di sampingku. ” Masih di Jogja. Kamu?” Tanyaku balik. Lena dulu teman masa kecilku, kami bertetangga waktu masih di Solo. Kami dulu satu SD di Solo, tapi waktu kelas 6 dia pindah ke Jakarta ikut orangtuanya.
“Aku di Jakarta, Do.” Katanya sambil membuka permen dan mengasihkan padaku. ” Kamu di Jogja ngapain?” Tanyaku. “Nyariin kamu.” Ucap Lena cuek, sambil melirik aku. Aku jadi salah tingkah, gimana nggak salah tingkah dilirik cewek secantik Lena. Tapi kemudian Lena tertawa. “Aldo…Aldo kamu masih aja seperti dulu…lugu…haha.” Kali ini Lena menertawakanku.
Akhirnya kami terlibat pembicaraan yang mengasyikkan. Walaupun delaynya hampir 2 jam, tapi tak terasa, pikiran kami seperti kembali saat aku jadi teman kecilnya. Saat aku selalu iseng mengganggunya dan berhenti kalau Lena sudah menangis. Bahkan kami tetap akrab seperti dulu, hingga kadang candaan kami bikin orang yang duduk di samping kami terganggu.
Setelah pesawat sampai di Jakarta, kami menuju tempat tujuan kami masing-masing. Dan tak lupa kami tukaran no hp, bahkan Lena kasih tahu alamat rumahnya.
Dan setelah acara di kantor pusat selesai, aku sengaja tidak langsung pulang ke Jogja. Aku ingin mampir ke rumah Lena, sekalian silaturahmi sama orangtua Lena. Sudah lama sekali aku nggak bertemu mereka, pasti mereka akan senang melihatku.
Akhirnya sampai juga aku ke alamat rumah Lena. Sebuah rumah mewah yang lumayan besar, dengan pintu gerbang dari kayu jati.
Aku pencet bel di pintu gerbang. Sebentar kemudian datang seorang perempuan paruh baya membukakan pintu. Mungkin ini pembantunya Lena. “Cari siapa Mas?” Tanya dia ramah. ” Mbak, bener ini rumahnya Mbak Lena?” “Iya Mas.” “Mbak Lena nya ada?” Tanyaku kemudian. ” Ini Mas Aldo ya…” Tebak si Mbak. ” Iya bener Mbak.” ” Silakan Mas, udah ditunggu Mbak Lena dari tadi.”
Lalu aku ikuti langkah Mbak Surti, nama pembantu Lena, masuk ke dalam rumah. Sesampainya di dalam, aku begitu takjub dengan interior rumah yang begitu megah, apalagi dengan mebel dari kayu jati asli, menambah ruang tamu ini menjadi elegan. Tapi suasana dalam rumah tampak sepi.
“Hai Do…” Aku menoleh karena tiba-tiba Lena sudah ada di sampingku. “Hai…Om sama Tante mana Len?” Tanyaku. Tiba-tiba Lena terdiam dan memandangku. ” Papa sama Mama sudah meninggal Do.” Ucapnya lirih. “Innalillahi wa inna ilahi rojiun…maaf ya…kalo boleh tahu kapan mereka meninggal?” Tanyaku sambil memandang wajah Lena yang tiba-tiba jadi sedih.
Dia menghela nafas panjang, mungkin dia masih sedih untuk bercerita, makhlum Lena anak tunggal, jadi kehilangan orangtua mungkin sangat membuat dia bersedih. Tapi kemudian dia tersenyum lalu kembali menatapku. ” Sudahlah aku nggak sedih kok, dibuat sedih toh Mama dan Papa juga nggak akan kembali. Mereka sudah tenang, mereka meninggal 3 tahun yang lalu, karena kecelakaan saat mereka mau ke Bandung, mobil mereka tertabak kereta saat mau menyeberang rel”.
Aku salut dengan Lena karena dia begitu tegar. Dia masih seperti dulu, gadis yang periang dan pantang untuk bersedih.
Lena menawariku untuk makan, rupanya dia sudah menyiapkan masakan khusus buat aku. “Coba Do, cicipin ayam goreng buatanku.” Lena menyodorkan sepiring ayam goreng dihadapanku. “Emang enak?” “Yeee…ya enak dong.” Bela Lena sambil ketawa kecil. Bener juga, ayam goreng buatan Lena enak, mengingatkanku sama ayam goreng buatan Tante Mira, Mama Lena.
Tiba-tiba ada sms, lalu aku buka, ternyata dari Fira pacarku. Ya ampun, aku lupa kalau malam ini aku janji mau nganter dia cari baju. Tapi aku nggak mungkin balik ke Jogja malam ini, karena hari sudah malam, sementara penerbangan sudah habis. “Maaf yang, aku ini masih di Jakarta. Besok aja ya.” Balasku. “Kamu gimana sih yang, kan baju itu mau dipake besok pagi.” Ya ampun, lagi-lagi aku lupa kalau baju itu mau dipakai Fira wawancara besok pagi.
Lena melihatku, sepertinya dia tahu kegalauanku “Kenapa Do ?”
” Oh…nggak kok.” Aku pura-pura menutupi. Tapi sebentar kemudian hp ku berbunyi lagi, kali ini Fira meneleponku, mungkin dia akan marah atau melampiaskan kekesalannya padaku. Berkali-kali tidak aku angkat, akhirnya hp kumatikan.
“Loh kok nggak diangkat? Dari pacar ya…” Tebak Lena. Aku hanya tersenyum. “Angkat aja lagi…kasihan kan.” Akhirnya atas saran Lena, akupun menelepon Fira. Tapi apa yang kudapat, Fira marah-marah padaku saat aku kasih tahu kalau aku bilang main di rumah Lena teman kecilku.
“Aku nggak habis pikir ya Do, kok kamu bisa lakukan itu padaku sih. Kamu jahat…” Bla bla bla…Fira menyumpahi dan memarahiku dengan beraneka kalimat. Karena nggak enak sama Lena, akhirnya aku tutup teleponnya.
Aku segera balik ke ruang makan, dan Lena masih menunggu di situ. “Eh Do, kalau kamu mau menginap kamu bisa tidur di kamar depan.” Ucap Lena sambil memberesi piring sama Mbak Surti.
Aku nggak mungkin menolak tawaran Lena, apalagi hari emang sudah malam dan di luar juga hujan turun dengan derasnya. Akhirnya malam itu aku tidur di rumah Lena. Saat aku beritahu Mami di rumah, Mami sangat senang lalu ingin disambungkan dengan Lena. Dan mereka pun terlibat pembicaraan yang lumayan lama, sementara aku menonton televisi dengan para pegawai rumah Lena.
Pagi-pagi aku sudah bersiap untuk pulang dengan ikut penerbangan pertama. ” Eh Do, salam buat Mami kamu ya, sama ini ada sedikit oleh-oleh buat Mami.” Ucap Lena saat mengantarkanku sampai Bandara. “Makasih ya Len, ingat kalau ada apa-apa kasih tahu aku ya.” Ucapku.
Dan selanjutnya, aku pun kembali beraktifitas seperti biasa, pagi sampai sore bekerja. Sementara kalau malam kadang jadi sopir Fira, sebagai pacar aku harus siap mengantar Fira kemana aja dia mau, kalo nggak diturutin pasti dia akan sangat marah. Entah mengapa aku selalu saja menuruti permintaannya.
Sementara Lena juga tidak pernah menghubungiku, mungkin dia sibuk mengurusi perusahaan Papanya.
Suatu malam, tiba-tiba aku ingin telepon Lena. Aku hubungi nomer telepon rumahnya, setelah agak lama akhirnya ada yang mengangkat juga. ” Non Lena di rumah sakit, Mas.” ” Sakit apa Mbak?” Terus terang aku terkejut mendengar berita ini. “Non Lena sudah lama sakit ginjal pak, dan kemarin kondisinya menurun jadi dirawat di rumah sakit.” Beritahu Mbak Surti. Ya Allah, kenapa Lena nggak ngasih tahu aku sih.
Tanpa pikir panjang, paginya aku langsung berangkat ke Jakarta dan langsung menuju rumah sakit tempat Lena dirawat.
Sampai di kamarnya, Lena tampak tidur sendirian. Dan saat aku mendekat, tiba-tiba dia terbangun. “Aldo?” Dia sangat terkejut saat aku sudah di sampingnya. “Kok kamu tahu sih?” Tanya dia heran. ” Iya, kemarin aku telepon rumah kamu, yang ngasih tahu Mbak Surti.” Jelasku. Aku pandangi wajah Lena yang sangat pucat. Dia malah tertawa. “Ngapain kamu liat aku begitu?” Aku jadi kikuk sendiri melihat tingkah Lena. “Kamu kok nggak kasih tahu aku sih Len?” Protesku. Tapi lagi-lagi dia tertawa kecil. “Sudah biasa lagi Do, paling habis ini aku sehat lagi. Kemarin kebetulan lupa aja jadwal cuci darahnya.” Jelas dia enteng, tanpa beban.
Aku jadi terharu dengan sikap tegar Lena, bagaimana dia bisa setegar ini dengan sakit ginjal yang dideritanya. Bener-bener dia masih seperti dulu, tidak pernah nangis saat dia jatuh. Dia hanya menangis saat sudah kesal aku jahilin.
Aku hanya geleng-geleng kepala melihat sikapnya. “Kamu nih, bandel ya.” “Emang dari dulu kan…” Jawabnya manja.
Entah mengapa aku merasa nyaman saat di dekat Lena. Aku jadi ingat, aku merasa kehilangan sekali saat Lena pindah ke Jakarta. Aku mengurung diri di kamar seharian, bahkan sampai tidak mau makan. Dan masih kuingat jelas waktu itu Mami begitu bingung dengan sikapku.
Lena tertawa saat dia mendengar ceritaku itu. “Yeee…cowok kok cemen sih. Waktu itu nangis nggak?” Aku mengangguk, dan Lena semakin keras menertawakanku.
Aku senang, karena Lena begitu gembira saat aku temani. Sementara Fira sangat marah ketika tahu aku di Jakarta menunggu Lena. Dia mengancam minta putus. Aku tidak menanggapi kemarahan Fira, aku paham dia pasti sangat kecewa dengan sikapku. Tapi aku juga tidak bisa meninggalkan Lena saat dia sendiri menghadapi sakitnya.
Kalau boleh jujur, Lena adalah cinta pertamaku, aku sangat sayang sama dia. Aku nggak mungkin membiarkan dia menderita.
Dan pagi itu, tiba-tiba saja Lena pingsan, kondisinya menurun, aku sangat cemas sekali dengan kondisinya. Tak terasa airmataku menetes, saat melihat kondisi Lena yang tergolek lemah dan sedang ditangani dokter. Aku hanya bisa berdoa semoga dia baik-baik saja.
Beruntung, akhirnya Lena bisa kembali sadar, tapi kondisi sangat lemah, bahkan bicaranya sangat lirih. Aku genggam tangannya. Aku tidak mau lagi kehilangan kamu Len, aku tidak ingin merasakan itu lagi.
Akhirnya aku mengambil keputusan untuk mendonorkan ginjalku pada Lena. Fira lagi-lagi sangat marah padaku, tapi aku tak peduli waktu dia memutuskan aku. Maafkan aku Fir, aku telah mengecewakanmu. Tapi ini harus aku pilih, aku nggak bisa membiarkan orang yang aku sayang menderita dan meninggalkanku. Sementara Mami, walaupun berat akhirnya menyetujui keputusanku. Karena aku tahu Mami juga sangat sayang sama Lena.
Dan Lena dia tidak setuju saat aku utarakan niatku. Dengan lemah dia menggeleng. “Tolong Len, aku nggak ingin kehilangan kamu lagi…sakit sekali saat aku harus kehilanganmu Len.” Kulihat Lena menitikkan airmata, baru kali ini aku melihat airmata keluar dari mata Lena. Akhirnya dia mengangguk pelan.
Beruntung, setelah dilakukan pemeriksaan, ginjalku cocok. Dan akhirnya operasi dilakukan, aku hanya berharap Lena bisa lebih lama lagi menikmati hidup dan aku tidak ingin kehilangan dia untuk kedua kali.
Setelah operasi selesai, aku tersadar, sudah ada Mami di sampingku. Kulihat Mami tersenyum padaku, segera aku ingat Lena. “Lena gimana Mi ?” Mami mengelus kepalaku. ” Lena baik-baik saja.” Betapa leganya aku, terima kasih ya Allah. Ingin rasanya aku segera menemui Lena dan segera melihat lagi senyumnya.
“Makasih ya.” Ucap Lena saat aku menemuinya. Dia kembali tersenyum walaupun masih lemah. “Len, aku sayang kamu.” Ucapku sambil menatapnya. Dia tampak meneteskan airmata. ” Aku tak tahu harus bilang apa sama kamu Do, aku juga sayang kamu Do.” Ucapnya sambil memelukku. Aku balas memeluknya erat, aku tak ingin sia-siakan kesempatan ini Len, aku hanya ingin membahagiakanmu. Akhirnya aku melamarnya. Alhamdulillah

Selasa, 11 Oktober 2016

Penjaskes:sepak bola,bola basket,renang gaya dada,kebugaran jasmani
Permainan Sepak Bola
Pengertian Permaianan Sepak Bola:
Sepak Bola berasal dari dua kata yaitu "Sepak": dan "Bola". Sepak atau meyepak dapat di artikan menendang (menggunakan kaki) sedangkan "bola" yaitu alat permainan yang berbentuk bulat berbahan karet, kulit atau sejenisnya. Dalam permainan sepak bola, sebuah bola disepak/tendang oleh para pemain kian kemari. Jadi secara singkat pengertian Sepak bola adalah suatu permainan yang dilakukan dengan cara menendang bola kian kemari yang dilakukan oleh pemaian, dengan sasaran gawang dan bertujuan memasukan bola ke gawang lawan.

Setelah kita tahu pengertian sepak bola mari kita lanjutkan dengan Teknik Dasar permainan Sepak bola. Teknik Dasar Permainan sepak bola dapat diartikan gerak dasar yang harus dikuasai oleh seorang pemain sepak  bola. Jika seseorang ingin melakukan permainan sepak bola, ia harus tahu dan mampu melakukan teknik dasar atau gerak dasar permainan tersebut. Apa sajakah teknik dasar permainan sepak bola yang harus dikuasai?

Teknik Dasar Permainan Sepak Bola:

Teknik menendang bola;
Yaitu teknik menyentuh atau mendorong bola menggunakan kaki. Teknik ini merupakan faktor yang dominan dalam permainan sepak bola. Teknik menendang bola dapat di bagi menjadi beberapa bagian:
  1. Teknik menendang bola menggunakan kaki bagian dalam.
  2. Teknik menendang bola menggunakan kaki bagian luar.
  3. Teknik menendang bola menggunakan kaki bagian punggung
Pelaksanaan teknik menendang bola menggunakan kaki bagian dalam adalah sebagai berikut:
  • Berdiri dengan sikap melangkah, satu kaki di depan dan kaki lainnya di belakang, kaki yang depan berada di samping bola dan sekaligus sebagai kaki tumpu.
  • Badan berdiri agak tegak, angkat kaki belakang sebagai kaki yang digunakan untuk menendang bola dengan posis pergelangan kaki diputar ke arah luar.
  • Selanjutnya tendang bola dengan sentuhan kaki bagian dalam, untuk lebih jelasnya perhatikan gambar berikut:
Pelaksanaan teknik menendang bola menggunakan kaki bagian luar adalah sebagai berikut:
  • Berdiri dengan sikap melangkah, satu kaki di depan dan kaki lainnya di belakang, kaki yang depan berada di samping bola dan sekaligus sebagai kaki tumpu.
  • Badan berdiri agak tegak, angkat kaki belakang sebagai kaki yang digunakan untuk menendang bola dengan posisi pergelangan kaki diputar ke arah dalam.
  • Selanjutnya tentang bola dengan sentuhan kaki bagian luar, untuk lebih jelas perhatikan gambar berikut:
Pelaksanaan teknik menendang bola menggunakan kaki bagian punggung adalah sebagai berikut:
  • Sikap badan dibelakang bola dan agak condong ke depan, salah satu kaki didepan sebagai kaki tumpu dan menghadap ke sasaran dengan lutut sedikit ditekuk.
  • Kaki tendang berada di belakang bola dengan punggung kaki menghadap bola, lalu ayunka ke depan sehingga mengenai bola tepat pada punggung kaki, sedangkan perkenaan terhadap bola berada ditengah-tengah.
  • Selanjutnya gerakan kaki mengikuti arah lepasnya bola, untuk lebih jelas perhatikan gambar berikut:
Teknik Menghentikan Bola
Yaitu sikap dan gerakan untuk menahan atau menghentikan bola yang datang ke arah kita. Teknik menghentikan bola ada beberapa macam yaitu:
  1. Teknik menghentikan bola menggunakan kaki bagian dalam.
  2. Teknik menghentikan bola menggunakan kaki bagian luar.
  3. Teknik menghentikan bola menggunakan kaki bagian punggung
  4. Teknik menghentikan bola menggunakan kaki bagian telapak/sol sepatu
  5. Teknik menghentikan bola menggunakan kaki bagian paha
  6. Teknik menghentikan bola menggunakan dada dan perut.
  7. Teknik menghentikan bola menggunakan kepala..
Pelaksanaan Teknik menghentikan bola menggunakan kaki pada dasarnya hampir sama dengan teknik menendang bola, perbedaannya pada teknik menghentikan/menahan bola dengan kaki, bola kita songsong/stop/tahan, sedang pada teknik menendang bola kita dorong/tendang. Untuk lebih jelas perhatikan gambar teknik menghentikan bola menggunakan bermacam cara di bawah ini:
 Teknik Menggiring Bola
Menggiring bola yaitu, mendorong bola atau menentang bola ke depan secara pelan dengan variasi ke samping sambil berlari sehingga bola bergulir di tanah dan tetap dalam penguasaan pemain.
Teknik menggiring bola dapat dilakukan dengan kaki bagian dalam, kaki bagian luar, dan kaki bagian punggung baik menggunakan kaki kanan, kaki kiri, atau kaki kanan dan kiri secara bergantian. 
Teknik Menyundul Bola
Menyundul bola adalah gerakan mendorong bola menggunakan kepala khususnya bagian dahi, gerakan ini dilakukan jika bola berada di udara atau melayang. Berikut ini contoh gambar pemaian sedang melakukan menyundul bola.
Peraturan Permainan Sepak Bola
Permainan sepak bola dimainkan oleh dua regu dengan tiap regu berjumlah 11 orang, terdiri dari 10 pemaian penyerang dan seorang penjaga gawang. Permainan ini dilakukan dalam 2X45 menit, dan dipimpin oleh seorang wasit dibantu 2 orang hakim garis. Tujuan Permainan Sepak Bola adalah memasukan bola ke gawang lawan. Regu atau tim yang terbanyak memasukan gol ke dalam gawang lawan maka dinyatakan sebagai pemenang.
Aturan dasar pada permainan Bola Basket adalah sebagai berikut.

1. Bola dapat dilemparkan ke segala arah dengan menggunakan salah satu atau kedua tangan.
2. Bola dapat dipukul ke segala arah dengan menggunakan salah satu atau kedua tangan, tetapi tidak boleh dipukul menggunakan kepalan tangan (meninju).
3. Pemain tidak diperbolehkan berlari sambil memegang bola. Pemain harus melemparkan bola tersebut dari titik tempat menerima bola, tetapi diperbolehkan apabila pemain tersebut berlari pada kecepatan biasa.
4. Bola harus dipegang di dalam atau diantara telapak tangan. Lengan atau anggota tubuh lainnya tidak diperbolehkan memegang bola.
5. Pemain tidak diperbolehkan menyeruduk, menahan, mendorong, memukul, atau menjegal pemain lawan dengan cara bagaimanapun. Pelanggaran pertama terhadap peraturan ini akan dihitung sebagai kesalahan, pelanggaran kedua akan diberi sanksi berupa pendiskualifikasian pemain pelanggar hingga keranjang timnya dimasuki oleh bola lawan, dan apabila pelanggaran tersebut dilakukan dengan tujuan untuk mencederai lawan, maka pemain pelanggar akan dikenai hukuman tidak boleh ikut bermain sepanjang pertandingan. Pada masa ini, pergantian pemain tidak diperbolehkan.
6. Sebuah kesalahan dibuat pemain apabila memukul bola dengan kepalan tangan (meninju), melakukan pelanggaran terhadap aturan 3 dan 4, serta melanggar hal-hal yang disebutkan pada aturan 5.
7. Apabila salah satu pihak melakukan tiga kesalahan berturut-turut, maka kesalahan itu akan dihitung sebagai gol untuk lawannya (berturut-turut berarti tanpa adanya pelanggaran balik oleh lawan).
8. Gol terjadi apabila bola yang dilemparkan atau dipukul dari lapangan masuk ke dalam keranjang, dalam hal ini pemain yang menjaga keranjang tidak menyentuh atau mengganggu gol tersebut. Apabila bola terhenti di pinggir keranjang atau pemain lawan menggerakkan keranjang, maka hal tersebut tidak akan dihitung sebagai sebuah gol.
9. Apabila bola keluar lapangan pertandingan, bola akan dilemparkan kembali ke dalam dan dimainkan oleh pemain pertama yang menyentuhnya. Apabila terjadi perbedaan pendapat tentang kepemilikan bola, maka wasitlah yang akan melemparkannya ke dalam lapangan. Pelempar bola diberi waktu 5 detik untuk melemparkan bola dalam genggamannya. Apabila ia memegang lebih lama dari waktu tersebut, maka kepemilikan bola akan berpindah. Apabila salah satu pihak melakukan hal yang dapat menunda pertandingan, maka wasit dapat memberi mereka sebuah peringatan pelanggaran.
10. Wasit berhak untuk memperhatikan permainan para pemain dan mencatat jumlah pelanggaran dan memberi tahu wasit pembantu apabila terjadi pelanggaran berturut-turut. Wasit memiliki hak penuh untuk mendiskualifikasi pemain yang melakukan pelanggaran sesuai dengan yang tercantum dalam aturan 5.
11. Wasit pembantu memperhatikan bola dan mengambil keputusan apabila bola dianggap telah keluar lapangan, pergantian kepemilikan bola, serta menghitung waktu. Wasit pembantu berhak menentukan sah tidaknya suatu gol dan menghitung jumlah gol yang terjadi.
12. Waktu pertandingan adalah 4 quarter masing-masing 10 menit
13. Pihak yang berhasil memasukkan gol terbanyak akan dinyatakan sebagai pemenang

Pelanggaran dalam basket

1. Foul --> melanggar pemain lawan dgn reaching atau posisi defence yg salah.

2. Travelling --> tidak mendribble bola dlm 3 langkah saat lari maupun berjalan

3. Offensive Foul --> saat kita menabrak lawan yg dalam posisi hands up / charge yg benar, saat kita melakukan ilegal pick
4. Foul out --> keadaan dimana seorang pemain telah melakukan 5 kali foul biasa (FIBA), 6 kali foul (NBA).atau telah melakukan technical foul 2 kali dalam 1 kali pertandingan.maka pemain yang terkena foul out harus keluar dari lap pertandingan.

5. Double Dribble --> dimana saat bola dalam keadaan mati kamu kembali mendrible bola

6. Technical Foul --> pelanggaran yang berhubungan dengan peraturan pertandingan secara teknis seperti seseorang memprotes wasit terus-menerus dgn kasar,tidak menghargai wasit, mengeluarkan kata" kotor, melakukan kekerasan pada lawan, bench melakukan hal" yg tidak seharusnya, memaki , dll

7. Three Seconds Violation --> pelanggaran yang diberikan apabila seorang pemain berada di area tembakan bebas ( key area ) selama 3 detik

8. Offensive 3 second --> pelanggaran karena diam di post/area tim lawan selama 3 detik pada saat lawan defense. Bola berpindah ke pihak lawan

9. Deffensive 3 second --> pelanggaran karena diam di area tim sendiri selama 3 detik pada saat lawan melakukan offense. Lawan diijinkan melakukan 1 throw-in.
10. 30-second violation <sekarang 24-second violation> --> pelanggaran pemain tim A tidak melakukan shoot/lay-up/dunk ke ring lawan melewati batas waktu 30 detik <sekarang jadi 24 detik>. Bola berpindah ke pihak Tim B

11. Peraturan 10-second violation <sekarang jadi 8-second violation> --> Pemain Tim A tidak keluar dari posisi defense<setengah lapangan tim A> selama 10 detik<sekarang jadi 8 detik> setelah bola dipegang oleh pemain tim A yang lain yang melakukan offense dan sedang berada di area tim B <setengah lapangan tim B>. Bola kemudian beralih ke tim B

12. Back Ball / Back Court --> pelanggaran karena pemain yang membawa bola kembali ke daerah pertahanan setelah melewati garis tengah.

13. Blocking Foul --> pelanggaran karena melakukan pelanggaran keras ketika menghalangi pemain lawan

14. Team Foul --> pelanggaran dalam satu tim per babaknya. Apabila sudah mencapai 5 point maka akan diberikan free throw pada lawan..

15. Personal Foul --> pelanggaran perorangan max 4 x foul kalau sudah 5x maka akan dikenai foul out

16. Pushing --> pelanggaran karena mendorong lawan main

17. jumping, yaitu pelanggaran ketika pemain akan melakukan tembakan sambil melakukan lompatan, tapi kemudian tidak jadi melakukan tembakan

18.shot clock violation, yaitu pelanggaran ketika melakukan serangan lebih dari 24 detik (NBA) atau 30 detik (FIBA) sebelum bola menyentuh ring

Teknik Dasar Berenang Gaya

Dada

         
 Teknik berenang yang saya akan bahas ini tentu tidak asing lagi bagi para pecinta renang. Berenang adalah salah satu olahraga yang cukup banyak mengguras tenaga. Kenapa bisa mengguras tenaga cukup banyak?, mungkin pertanyaan itu yang ada pada diri kalian. Hal tersebut disebabkan karena tubuh kita saat berenang akan bergerak semua dari ujung kepala sampai ujung kaki. Sayangnya diblog ini saya tidak akan membahas hal tersebut tetapi diblog ini saya akan menjelaskan bagai mana melakukan gerakkan dasar berenang gaya dada, mungkin langsung saja saya jelaskan teknik dasar berenang gaya dada ini:
  • Gerakan Kaki
  Gerakan kaki ini dimulai dengan kita menekuk kaki, kemudian tendangkan atau luruskan kaki dengan posisi kedua kaki terbuka (yaitu kaki kanan dan kaki kiri saling berjauhan). Dalam keadaan kaki masih lurus kaki kita dirapatkan sampai telapak kaki kiri dan kaki kanan agak bersentuhan, ini dapat menambah daya dorong kita saat berenang.
  • Gerakan Tangan
  Gerakan tangan ini kita dapat awali dengan kedua tangan lurus di atas kepala yaitu kedua telapak tangan saling bertemudan menempel. Setelah itu kita tarik tangan ke samping kanan dan kiri, tetapi tidak perlu terlalu kesamping yaitu cukup tarik ke samping selebar bahudan selebihnya tarik ke bawah. Luruskan tangan kembali dan lakukan gerakan tadi secara berulang.
  • Gerakan kombinasi tangan, kaki dan nafas
 Gerakan kombinasi ini kita dapat lakukan dengan gerakkan tangan dan kaki dilakukan bergantian. selain itu pengambilan nafas dilakukan ketika gerakan tangan ke samping kiri dan kanan, kemudian kepala mendongak ke atas sambil mengambil napas. 
KEBUGARAN JASMANI
Description: MAKALAH KEBUGARAN JASMANI

BAB I
PENDAHULUAN
A.    Latar Belakang
Kebugaran jasmani sangat penting dalam menunjang aktifitas kehidupan sehari-hari, akan tetapi nilai kebugaran jasmani tiap-tiap orang berbeda-beda sesuai dengan tugas/profesi masing-masing. Kebugaran jasmani terdiri dari komponen-komponen yang dikelompokkan menjadi kelompok yang berhubungan dengan kesehatan (Health Related Physical Fitness) dan kelompok yang berhubungan dengan ketrampilan (Skill Related Physical Fitness).. Kebugaran Jasmani yang di miliki setiap orang berbeda-beda. Hal ini disebabkan oleh perbedaan profesi dan tugas masing-masing orang.
Komponen Jasmani dibagi atas dua yaitu, Komponen Jasmani yang berkaitan dengan Kesehatan dan Komponen Jasmani yang berkaitan dengan Keterampilan. Semua bentuk kegiatan manusia memerlukan dukungan kemampuan fisik, oleh karena itu kemampuan fisik merupakan faktor dasar (fundamental factor) untuk setiap aktivitas manusia. Untuk menjalankan tugas sehari-hari, seseorang minimal memiliki kemampuan fisik yang selalu mampu mendukung tuntutan aktivitas itu dan lebih baik lagi bila memiliki kemampuan cadangannya. yang bertingkat-tingkat itu adalah kemampuan jasmani / kondisi fisik (sehat dinamis) dan beratnya tugas yang harus dilaksanakan.
B.     Rumusan Masalah
1.      Ruang lingkup kebugaran jasmani
2.      Tujuan dari kebugaran jasmani 
BAB II
PEMBAHASAN
A.    Ruang Lingkup
Ruang lingkup mata pelajaran Pendiidikan Jasmani, Olahraga dan  Kesehatan untuk meliputi aspek-aspek sebagai berikut.
1.  Permainan dan olahraga meliputi: olahraga tradisional, permainan. eksplorasi gerak, keterampilan lokomotor non-lokomotor,dan manipulatif, atletik, kasti, rounders, kippers, sepak bola, bola basket, bola voli, tenis meja, tenis lapangan, bulu tangkis, dan beladiri, serta aktivitas lainnya
2.          Aktivitas pengembangan meliputi: mekanika sikap tubuh, komponen kebugaran jasmani, dan bentuk postur tubuh serta aktivitas lainnya
3.      Aktivitas senam meliputi: ketangkasan sederhana, ketangkasan tanpa alat, ketangkasan dengan alat, dan senam lantai, serta aktivitas lainnya
4.      Aktivitas ritmik meliputi: gerak bebas, senam pagi, SKJ, dan senam aerobic serta aktivitas lainnya
5.     Aktivitas air meliputi: permainan di air, keselamatan air, keterampilan bergerak di air,  dan renang serta aktivitas lainnya
6.  Pendidikan luar kelas, meliputi: piknik/karyawisata, pengenalan lingkungan, berkemah, menjelajah, dan mendaki gunung
7.          Kesehatan, meliputi penanaman budaya hidup sehat dalam kehidupan sehari-hari, khususnya yang terkait dengan perawatan tubuh agar tetap sehat, merawat lingkungan yang sehat, memilih makanan dan minuman yang sehat, mencegah dan merawat cidera, mengatur  waktu istirahat yang tepat dan berperan aktif dalam kegiatan  P3K dan UKS. Aspek kesehatan merupakan aspek tersendiri, dan secara implisit masuk ke dalam semua aspek.
B.     Tujuan Kebugaran Jasmani
Tujuan utama dari latihan kebugaran jasmani adalah untuk mempertahankan danmeningkatkan tingkat kebugaran jasmani. Unsur-unsur kebugaran jasmani yang berhubungan dengan konsep kebugaran jasmani dalam kehidupan sehari-hari terdiri dari kekuatan, kelenturan dankeseimbangan.Bentuk- bentuk latihan kekuatan, kelenturan, dan keseimbangan yang dapatdilakukan dengan cara yang mudah dan murah, namun menghasilkan kebugaranyang maksimal apabila dilakukan dengan benar, teratur, dan dalam jangka waktuyang lama.
1.Kekuatan (Strength)
Kekuatan adalah kemampuan otot tubuh untuk melakukan kontraksi gunamembangkitkan tegangan terhadap suatu tahanan. Bentuk latihan yang cocok untukmengembangkan kekuatan yaitu latihan-latihan tahanan (resistance exercice) dimanakita harus mengangkat, mendorong, atau menarik suatu beban. Beban itu bisaberasal dari anggota tubuh kita sendiri (external resistance). Agar hasilnya baik,latihan tahanan harus maksimal untuk menahan beban tersebut dan beban harussedikit demi sedikit bertambah berat agar perkembangan otot meningkat. Bentuklatihannya antara lain : mengangkat barbell, dumbell, weight training (latihan beban),dan latihan dengan alat-alat menggunakan per (spring divices).Kekuatan otot merupakan komponen yang sangat penting guna meningkatkankondisi fisik secara keseluruhan. Manfaat kekuatan bagi tubuh adalah :a. Sebagai penggerak setiap aktivitas fisik,b. Sebagai pelindung dari kemungkinan cederac. Dengan kekuatan akan membuat orang berlari lebih cepat, melempar ataumenendang lebih jauh dan efisien, memukul lebih keras, dan dapat membantumemperkuat stabilitas sendi-sendi.
Latihan kekuatan dengan beban tubuh kita sendiri (internal resistance) antara lain :
a. Latihan untuk otot-otot lengan
1. Push up (telungkup dorong angkat badan)
a) Tujuan : untuk melatih kekuatan otot lengan.
b) Cara melakukan :
·         Tidur telungkup, kedua kaki rapat lurus ke belakangdengan ujung kaki bertumpu pada lantai.
·       Kedua telapak tangan menapaklantai di samping dada, jari-jari menghadap ke depan, siku ditekuk. 
·       Angkat badan ke atas hingga kedua tangan lurus, sementara posisi kepala,badan, dan kaki berada dalam satu garis lurus.
·      Badan diturunkan kembalidengan cara menekuk lengan, sementara posisi kepala, badan, dan kakitetap lurus tidakmenyentuh lantai.
·        Gerakan ini dilakukan berulang-ulangsampai tidak kuat.
2. Pull up (gantung angkat tubuh)
a.       Tujuan : untuk melatih kekuatan otot lengan
b.      Cara melakukan :  
·         Sikap awal : bergantung pada palang tunggal, jarakkedua tangan selebar bahu, posisi telapak tangan mengahadap kearahkepala, kedua lengan lurus.
·         Mengangkat tubuh ke atas hingga daguberada di atas palang.
·         Badan diturunkan kembali dengan carameluruskan lengan, sementara posisi kepala, badan, dan kaki tetap lurus. 4)Gerakan ini dilakukan berulang-ulang sampai tidak kuat.
c. Latihan otot punggung (back up)
a.       Tujuan : untuk melatih kekuatan otot punggung
b.      Cara melakukan :
·         Sikap awal tidur terlungkup, kedua kaki rapat lurus kebelakang, kedua tangan dengan jari-jari berkaitan diletakkan di belakangkepala, pergelangan kaki dipegang oleh teman,
·         Angkat badan ke atassampai posisi dada dan perut tidak lagi menyentuh lantai , kedua tangantetap berada di belakang kepala.  
·         Badan diturunkan kembalid) Gerakan inidilakukan berulang-ulang sebanyak mungkin.
C.    Faktor Penunjang Kebugaran Jasmani
Pembina/ pelatih, program, yang tersusun secara sistimatis, penghargaan, dana yang memadai. Berdasarkan pendapat para ahli diatas peneliti menyatakan
bahwa faktor yang dominan berpengaruh terhadap kesegaran jasmani, antara lain faktor postur tubuh, kerja faal tubuh, psikologi dan faktor penunjang . Menurut Yunusul Hairy (2005:1.18), menyebutkan bahwa komponen kesegaran jasmani tergantung dua komponen dasar yaitu :
a.       Kesegaran Organik ( Organic Fitness ) maksudnya sifat-sifat khusus yang bersifat keturunan yang kita miliki, yang diwarisi dari kedua orang tua, tingkat kesegaran jasmani keseluruhan.
b.      Kesegaran Dinamik (Dynamic Fitness) variabelnya lebih banyak yang digunakan untuk hal-hal yang mengarah kepada kesiapan dan kapasitas tubuh untuk bergerak dan bertindak dalam tingkatan tertentu sesuai dengan situasi yang dihadapi yang keduanya sama. Secara keseluruhan kesegaran organik sulit untuk dikembangkan sedang komponen kesegaran dinamik dapat dikembangkan / ditingkatkan dengan melakukan kegiatan fisik.
Menurut Djoko Pekik Irianto (2004: 16) bahwa keberhasilan untuk mencapai kebugaran ditentukan oleh kualitas latihan meliputi : tujuan latihan, pemilihan model latihan, sarana latihan dan dosis latihan konsep FIT (Frequency, Intensit , and time).
Frequency adalah unit latihan persatuan waktu, latihan 3-5 kali per minggu, .Intensity adalah berat ringannya kualitas latihan 75-85% detak jantung
maksimal (DJM), dihitung dengan cara 220-umur (dalam tahun). Time adalah durasi yang diperlukan setiap kali latihan, waktu berlatih 20-60 menit.
 Secara ilmu keolahragaan kebugaran jasmani berarti "memiliki taraf kemampuan fisik dan kesehatan untuk melaksanakan aktivitasnya dengan baik". Aktivitas yang dimaksud disini adalah aktivitas sehari-hari sesuai dengan bidang yang ditekuni masing-masing individu.
D.    Komponen-komponen Kebugaran Jasmani
Setiap bidang pekerjaan, masing-masing memiliki beban fisik yang berbeda. Kita tidak membandingkan kerja atlit dengan seorang sekretaris misalnya, atau seorang tukang bangunan dengan manager bank. Semuanya memiliki ukuran beban fisik masing-masing dan juga ukuran produktivitas masing-masing.
Dalam konsep kebugaran jasmani seseorang akan dikatakan bugar jika ia mampu melaksankan aktivitas sehari-harinya tanpa mengalami kelelahan yang berarti.  Ciri orang yang tidak kelelahan itu adalah mampu melaksanakan tugas berikutnya, apakah itu hanya bersantai, melakukan hobi, berkumpul bersama keluarga dll. Jadi orang yang bugar itu setelah selesai melaksanakan "tugas-tugasnya" juga masih memiliki "tenaga" untuk menikmati waktu luangnya.
1.      Kecepatan
Kecepatan (speed) adalah kemampuan berpindah dari satu tempat ke tempat lain dalam waktu yang sangat singkat. Kecepatan bersifat lokomotor dan gerakannya bersifat siklik, artinya satu jenis gerak yang dilakukan berulang-ulang seperti lari atau kecepatan gerak bagian tubuh seperti pukulan.
Kecepatan dalam hal ini lebih mengarah pada kecepatan otot tungkai dalam bekerja. Contoh latihannya adalah
·         lari cepat 50 m
·         lari cepat 100 m
·         lari cepat 200 m
2.      Kelincahan
Kelincahan (agility) adalah kemampuan untuk mengubah arah atau posisi tubuh dengan cepat dilakukan bersama-sama dengan gerakan lainnya. Bagi pelajar sekaligus masyarakat, kelincahan merupakan komponen kebugaran jasmani yang harus dimiliki. Kelincahan bagi pelajar menjadi ciri khas dalam bertindak. Kelincahan dapat diprioritaskan dalam latihan bagi masyarakat untuk melatih kebugaran jasmaninya. Kelincahan dapat dilatih dengan lari cepat dengan jarak sangat dekat, kemudian berganti arah. Contoh latihannya adalah
·         lari zig-zag
·         lari bolak-balik 5 m
·         lari bolak-balik 10 m
·         lari angka 8
·         kombinasi lari bolak-balik dengan lari zig-zag
3.      Kekuatan
Kekuatan atau strength merupakan kemampuan yang dikeluarkan oleh otot untuk menahan suatu beban. Kekuatan otot adalah daya penggerak dalam setiap aktivitas, mengurangi risiko terjadi cedera, menunjang efisiensi kerja, dan memperkuat stabilitas persendian. Beberapa bentuk latihan kekuatan otot berupa angkat beban.
·         Press
·         High pull/Upright Rowing
·         Curl 
4.      Daya Tahan
Daya tahan atau endurance merupakan kemampuan kerja otot dalam waktu yang cukup lama. Dalam latihan daya tahan, terjadi pengembangan dan peningkatan stabilitas jantung dan paru-paru. Terdapat dua unsur daya tahan yang perlu ditingkatkan, yaitu:
·         Daya tahan otot
·         Daya tahan jantung dan paru-paru
5.      Kelenturan
Kelentukan atau flexibility berhubungan dengan keberadaan ruang gerak persendian dan elastisitas otot yang lebih luas. Kelentukan adalah kemampuan menggerakkan persendian dan otot pada seluruh ruang geraknya. Manfaatnya, mengurangi kemungkinan terjadinya cedera pada persendian dan otot saat melakukan latihan, menunjang efisiensi gerak tubuh, dan memperbaiki komposisi tubuh